Pacitan, Aku Datang!

Hari Minggu lalu (tanggal 8 Juli 2012), saya berwisata ke Pacitan. Saya berwisata bersama rombongan anak-anak karang taruna di kampung saya. Ayah saya juga ikut wisata.

Kami berangkat ba'da Shubuh yaitu sekitar jam lima pagi. Bus sudah standby di tempat sejak sebelum Shubuh. Bus yang kami tumpangi lumayan besar, mampu menampung penumpang lebih dari 50 orang.

Sebelum berangkat, sang sopir memimpin do'a terlebih dahulu agar semuanya selamat sampai tujuan.Gitar kesayangan saya tidak ketinggalan saya bawa. Dalam perjalanan saya menggenjreng gitar agar suasana hati senang (walah).

Dalam perjalanan kami melewati bukit-bukit yang ditumbuhi pepohonan hijau rindang. Saya takjub melihat pemandangan alam ciptaan Tuhan. Ada pepohonan hijau, ada bebatuan besar, dan sebagainya. Pohonnya bermacam-macam. Ada pohon jati, pohon kelapa, pohon cemara, dan masih banyak lagi pepohonan yang tidak saya ketahui namanya.

Jalan yang kami lewati berkelok-kelok. Bus turun-naik bukit berkali-kali. Saya menikmati suasana yang berbeda seperti itu. Rasanya seperti di ayunan (beda jauh kayaknya).

Pacitan, aku datang! Seakan kami disambut dengan hangat di daerah tempat Presiden SBY dilahirkan.

Kami sampai di tujuan wisata yang pertama sekitar jam 10 (saya tidak lihat jam). Tempat wisata pertama yang kami kunjungi adalah wisata Goa Gong. Ketika saya akan masuk ke dalam goa, harus antri terlebih dahulu karena banyak sekali wisatawan yang datang.

Tidak sia-sia saya harus mengantri. Ketika saya masuk ke dalam Goa, saya disuguhi oleh pemandangan goa yang begitu mempesona. Saya masuk goa bersama dengan ayah saya. Saya berjalan dan melihat-lihat pemandangan goa. Banyak sekali Stalagmit dan Stalaktit di sana. Amazing!

Ketika saya menyentuh bebatuan goa, tangan saya lembab oleh air. Memang air terdapat di bebatuan goa. Saya pun keluar dari dalam goa dengan gembira ria. Saya masuk ke dalam Goa Gong adalah untuk yang pertama kalinya.

Saya dan ayah saya membeli oleh-oleh dari Goa Gong, yaitu sale pisang. Makanan itu kami nikmati ketika perjalanan. Sale pisang Rp5.000,00 dapat tiga. Satu untuk dimakan di bus, yang dua untuk dimakan di rumah.

Sekitar jam 12 siang kami meninggalkan tempat wisata Goa Gong untuk melanjutkan perjalanan ke lokasi wisata selanjutnya. Tempat wisata kedua yang kami kunjungi adalah pantai Teleng Ria di Pacitan. Tidak begitu jauh dari Goa Gong ke pantai Teleng Ria. Kami sampai di pantai sekitar jam satu siang.

Saya baru pertama kalinya berwisata di Pantai Teleng Ria di Pacitan.

Ombak berkejar-kejaran, pasir pantai yang lembut, air laut yang biru mempercantik pemandangan di pantai Teleng Ria. Ketika kami berkunjung ke sana kebetulan cuaca cerah. Jadi kami bisa menikmati pemandangan alam sepuasnya.

Banyak sekali pengunjung yang datang ke sana. Di sekitar pantai terbentang bukit yang ditumbuhi pepohonan hijau sehingga tampak asri dan sedap dipandang. Memang suasana di pantai sangat berbeda dengan suasana ketika kita di perkotaan. Udara sejuk, angin bertiup semilir membuat hati terasa tentram.

Saya berjalan menyusuri pantai Teleng Ria. Terkadang saya berlari-lari kecil sambil bermain air laut. Tetapi saya tidak mencebur ke laut. Kaos saya yang berwarna merah tetap kering saat di pantai.

Saya dengan ayah saya mencoba mencari makanan untuk makan siang. Setelah mencari-cari, akhirnya saya dan ayah saya makan nasi pecel saja. Hehehe... Kata ayah saya makanannya "marekki". Begitulah.

Dari pantai Teleng Ria, kami membeli oleh-oleh makanan dari sana. Beli ikan laut yang sudah digoreng saja. Saya tidak tahu apa nama ikan laut itu. Yang penting rasanya enak. Kami membeli satu kilo ikan laut goreng harganya Rp40.000,00. Bisa untuk lauk pauk di rumah. Mak nyuss!

Jam setengah lima sore saya beserta rombongan tour bersiap untuk pulang. Pulang kemana? Ke rumah kami di Ngawi tentunya.

Akhirnya sekitar jam sepuluh malam kami tiba di Ngawi dengan selamat. Saya hitung pakai stopwatch perjalanan dari pantai Teleng Ria, Pacitan sampai Ngawi selama empat jam lebih sedikit. Wah, sempat-sempatnya menghitung pakai stopwatch.

Sayangnya saya dan ayah saya tidak punya foto pemandangan Goa Gong dan pantai Teleng Ria Pacitan. Sebenarnya ada tukang foto di Goa Gong, tetapi kami tidak berfoto. Bagi yang ingin melihat Goa Gong dan pantai Teleng Ria, search di Google saja ya. Hehehe...

Liburan kali ini terasa menyenangkan. Kesan saya tempat wisata di Pacitan memang indah. Ini semua adalah anugerah dari Allah SWT. Semoga saya bisa berkunjung dan menikmati tempat-tempat wisata di Pacitan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RESENSI FILM - NAGABONAR JADI 2

Pohon Gmelina dan Sengon