Postingan

Ndaud di Sawah

Kemarin saya "ndaud" padi di sawah. Saya ndaud bersama dengan ayahku. Ditambah lagi dengan beberapa orang yang membantu. Semula saya ndaud bersama dengan ayahku. Kami mulai ndaud sekitar jam dua siang. O iya, ndaud adalah memindahkan bibit padi dengan mencabutnya. Mencabutnya dengan hati-hati, jangan sampai akar-akar padi rusak semua. Setelah itu, padi-padi yang masih kecil-kecil itu dipindah dan ditanam di lokasi sawah yang akan ditanami. Ketika ndaud, kita harus "nyemplung" di sawah. Sawah harus berisi air yang cukup. Kalau tidak ada airnya maka padi-padi kecil itu akan sulit dicabut. Dan bisa-bisa malah rusak akarnya. Di sawah itu terdapat lumpur-lumpur. Kita harus "nyemplung" di situ untuk bisa ndaud. Petani ndaud sambil duduk di lumpur. Di dalam lumpur juga ada cacing-cacing kecil. Setelah selesai ndaud badan ini terasa gatal-gatal. Seperti itulah perjuangan para petani untuk menanam padi. Kita harus menghargainya.

Membuat Engkrengan Program Kerja

Kemarin saya ada kegiatan BEM di kampus. Kegiatan itu adalah membuat “engkrengan” program kerja, begitu Presma BEM menyebutnya.  Saya dari rumah berangkat jam sembilan kurang sedikit. Setelah tiba di kampus ternyata rapatnya belum dimulai. Ketika saya masuk ruang BEM baru sedikit teman saya yang datang. Kegiatan kemarin sempat molor. Pasalnya kegiatan yang semestinya dilakukan jam sembilan pagi, eh malah mundur kira-kira jam sepuluh kurang. Memang masih menunggu teman-teman yang lainnya datang.  Kami pindah ruangan ketika akan merancang proker (program kerja). Hal itu dikarenakan ruangan BEM yang tidak terlalu luas untuk menampung peserta rapat. Saya ditunjuk untuk memegang departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Saya bersama dengan teman anggota saya menyusun proker tersebut. Saya agak bingung untuk “mengengkreng” program kerja. Maklum saya baru pertama kali ikut organisasi BEM.  Sebelumnya saya dari rumah sudah menulis rancangan program kerja ter...

Jarang Posting di Blog Ini, Karena Punya Blog Baru

Sudah beberapa hari, aku jarang menulis postingan di Blog ini. Aku memang sementara ini tidak menulis di Blog ini karena aku membuat Blog lagi yang baru. Awal Februari lalu yaitu tanggal satu Februari (ya iyalah, namanya juga awal Februari, hehehe) aku ngebuat Blog baru. Blog baruku pake Wordpress biar beda. Selain itu aku pengen mencoba layanan Blog gratis itu. Lho, kok coba-coba? Ya tidaklah, aku pengen belajar sesuatu yang baru. Biar bisa menggunakannya. Blog-ku kuberi nama udinwidarso.wordpress.com . Sama dengan namaku sendiri. Biar jelas siapa nama pemilik Blog itu. Makanya aku beri nama seperti itu. Sampai postingan ini ditulis, Blog-ku yang baru tersebut sudah memposting delapan postingan. Alhamdulillah, sudah delapan postingan di Blog baruku. Sekian ya postingan saya yang pendek ini. Terima kasih.  Untuk melihat Blog saya yang baru klik di sini !

Integritas Perlu Diperhitungkan

Beberapa hari yang lalu ketika saya baru masuk kelas untuk ujian, saya diberi tahu oleh teman saya. Katanya saya sehabis ujian disuruh mengikuti rapat di ruang BEM kampusku. Karena waktu menunjukkan ujian akan segera dimulai, saya jawab saja ya. Setelah ujian selesai, saya berkumpul dengan teman-temanku untuk menghadiri rapat di ruang BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa). Hari itu merupakan hari terakhir saya ujian akhir semester III, jadinya bisa santai meskipun rapat sampai habis Maghrib. Sambil berbincang-bincang dengan teman saya sebelum rapat dimulai, saya menanyakan kepada teman saya yang mengajak saya untuk rapat itu. Katanya rapat itu membahas pergantian para pengurus BEM. Memang, BEM mengalami pergantian para pengurus yang baru. Rapat pun dimulai sekitar pukul lima sore. Ketika saya masuk ruangan BEM, ternyata masih menunggu juga teman-teman yang belum datang. Rapat itu dihadiri oleh perwakilan dari masing-masing prodi. Sebelumnya saya belum tahu kalau yang ikut rapat itu d...

Menikmati Wisata di Yogyakarta

Gambar
Beberapa waktu yang lalu, tepatnya tanggal 8 Januari 2012 saya beserta dengan teman-teman karang taruna mengadakan tur ke Yogyakarta. Setelah sekian lama saya belum menceritakan pengalaman tur karena saya sempat sakit dan di kampus saya telah digelar ujian semester ganjil. Alhamdulillah, baru sekarang ini saya bisa menceritakannya. Tur diadakan satu minggu setelah tahun baru. Kalau tepat di tahun baru katanya pengunjungnya ramai sekali. Jadi, tur diadakan satu minggu setelah tahun baru agar tidak terlalu ramai. Untuk biayanya diperoleh dari tabungan masing-masing anggota pada waktu arisan karang taruna yang diadakan setiap bulan sekali. Sedikit demi sedikit akhirnya uangnya bisa untuk tur. Tur itu diikuti oleh kurang lebih 30 orang. Dengan bus mini, kami mengunjungi tiga tempat di Yogyakarta yaitu Imogiri, Parangtritis, dan Malioboro. Dijamin seru. Nah, berikut ini ceritanya : 1. Imogiri sumber gambar : lintasberita.com Pertama kali kami mengunjungi taman wisata Imogiri...

Semangat Belajar walau Meniti Jembatan Berbahaya

Gambar
Akhir-akhir ini lagi hebohnya pemberitaan di media massa tentang anak-anak yang tetap bersekolah meski jembatan yang dilaluinya runtuh. Mereka pun tetap bersemangat untuk menuntut ilmu di sekolah. Hujan yang menerjang selama beberapa hari membuat jembatan yang menghubungkan antar desa di Lebak, Banten menjadi rubuh. Hal itu sempat mengkhawatirkan warga di daerah tersebut. Meskipun begitu anak-anak tetap menuntut ilmu di sekolah meskipun harus bersusah payah menyeberangi sungai diatas jembatan rubuh itu hingga para orang tua siswa dibuat khawatir akan hal tersebut. Jembatan runtuh. Sumber : kaskus.us Anak-anak tetap menggunakan jembatan itu agar jarak yang ditempuh tidak jauh. Sebab jembatan itulah yang menjadikan jarak dari rumah ke sekolah menjadi dekat. Dengan jari-jari kecilnya, anak-anak berpegangan tali jembatan yang masih tersisa walaupun bahaya mengancam mereka. Betapa bersemangatnya anak-anak di daerah tersebut. Mereka tetap berjalan meniti jembatan agar sampai tuju...

Untuk Para Dosen

Hari ini adalah hari dimulainya ujian akhir semester (UAS) di kampusku, STKIP PGRI Ngawi. UAS dilaksanakan tanggal 16 sampai dengan 27 Januari, atau selama dua minggu. Sebelumnya, satu minggu sebelum UAS kelasku mengejar ketinggalan materi. Hal itu disebabkan karena sebagian dosen sebelumnya tidak masuk mengajar kuliah. Ada yang mengikuti Diklat dan ada yang berhalangan hadir. Karena mengejar materi kuliah, dosennya mengajar secara ngebut . Tidak seperti biasanya jika dosen mengajar secara rutin maka kuliah terasa menyenangkan, tidak ngebut seperti itu. Kami sebagai mahasiswa sempat bingung memahami materi kuliah karena dosennya mengajar sangat cepat. Nah, kalau untuk saya yang minggu terakhir menjadi panitia pemilihan umum mahasiswa (PPUM) sempat tidak mengikuti beberapa jam kuliah. Memang, pada waktu itu kampus STKIP PGRI Ngawi punya hajat yaitu pemilihan Presiden Mahasiswa (Presma). Saya pasti ketinggalan beberapa materi kuliah. Jadinya saya pinjam materi kuliah yang ketinggal...